Mengembalikan Budaya Nalar Kritis Mahasiswa Dengan Organisasi

 


Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna di antara makhluk tuhan yang lainnya karena memiliki akal dan pikiran yang dapat digunakan semestinya. seorang filsuf berkata, "aku hidup karena berfikir". Bahwa memang sejatinya manusia mampu memenuhi hakikatnya, yaitu berfikir. bahkan seseorang yang mengalami gangguan jiwa pun, masih tetap berpikir meskipun ia memikirkan dunianya sendiri dalam pemikirannya.

Konsep mendasar berpikir ialah mampu mengolah atau menganalisis informasi yang telah diterima. Sebagai orang yang terpelajar, berpikir harus sudah menjadi "bekal" atau "modal dasar" untuk menunjang proses belajar. Sejak dari lahir pun, kita sudah belajar dari hal-hal yang sederhana, ini menunjukkan bahwa pemikiran kita telah dilatih sejak lahir. Hal ini menuntut mahasiswa agar berpikir kritis untuk menyelesaikan permasalahan yang kompleks. Berpikir kritis adalah konsep untuk merespon sebuah pemikiran atau teorema yang kita terima. Respon tersebut melibatkan kemampuan untuk mengevaluasi secara sistematis. Apalagi mahasiswa merupakan agent of change atau agen perubahan.



Penulis : sahabat sholehuddin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kader kopri Harus Berperan Bukan Baperan

Pmii rayon ibnu aly gelar khotmil quran dan buka bersama dengan alumni dan masyarakat sekitar